Dampak Senyum Pada Kesehatan

Dampak Senyum Pada Kesehatan

Sudah tersenyum hari ini? Merasa lebih baik setelah tersenyum? Merasa lebih bahagia?, atau bahkan merasa menjadi lebih sehat?. Senyum yang terlihat hal biasa dalam hidup dan bahkan dianggap hal sepele ternyata berdampak positif bagi kesehatan dan tentu saja kehidupan sosial. Tarikan bibir yang membentuk sebuah senyuman akan merubah kehidupan seseorang, dampak senyum pada kesehatan manusia sangatlah besar. 

Apakah dampak senyum pada kesehatan? Ulasannya dari jurnal-jurnal kesehatan adalah sebagai berikut ini; Membakar kalori, ternyata senyum kemudian tertawa bisa membakar sejumlah kalori dalam tubuh. Menurut penelitian yang dilakukan Maciej Buchowski, Ph.D dari Vanderbilt University School of Medicine pada tahun 2005, tertawa sekitar 10-15 menit bisa membakar 50 kalori (webmd.com, 10 April 2008). Meningkatkan sistem kekebalan tubuh, tersenyum secara tidak langsung juga bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Berdasarkan penelitian Dr Andras Beres dan rekan-rekan pada tahun 2011 yang dimuat di jurnal online PubMed berjudul, Does Happiness Help Healing? Immune Response of Hospitalized Children May Change During Visits of The Smiling Hospital Foundation's Artists. Dalam penelitian tersebut, anak-anak disuguhi pertunjukan oleh para seniman dari The Smiling Hospital Foundation. 

Anak-anak yang merasa bahagia setelah menonton pertunjukan sistem kekebalan tubuhnya cenderung meningkat (ncbi.nlm.nih.gov, 23 Oktober 2011). Menahan rasa sakit, Menurut Dr. Robin Dunbar, psikolog dari Oxford University Inggris, tersenyum kemudian tertawa bisa membuat orang lebih tahan sakit. Hal itu ia ungkap dalam penelitian tahun 2012 berjudul Social laughter is correlated with an elevated pain threshold yang dimuat di Jurnal The Royal Society, orang yang tertawa punya ambang batas menahan rasa sakit lebih tinggi dibanding yang tidak tertawa (royalsocietypublishing.org, 9 Februari 2012). 

Menghilangkan stres, tersenyum salah satu cara menghilangkan stres. Sebuah penelitian berjudul “Grin and Bear it: The Influence of Manipulated Facial Expression on the Stress Response” oleh Tara L. Kraft dan Sarah D Pressman yang diterbitkan di Jurnal Psychological Science tahun 2012, (researchgate.net, September 2012). Dengan tersenyum stres menjadi mereda hingga masalah akan dapat terselesaikan. Demikianlah beberapa dampak senyum pada kesehatan. Masih tidak mau tersenyum? Ayo tersenyumlah demi kesehatan tubuh dan pikiran, rasa bahagia dan pikiran positif akan selalu mengikuti setelah seulas senyum tergambar di wajah.

Comments

Popular Posts